Posts Subscribe to InFoGauLComments

Online bookmark Bookmark

CP : 081515325009 E-mail : pkpmiiunisla@gmail.com Dengan kepala tegak menghadap sang saka merah putih Kami tujukan hati kami, lurus, kepada Pancasila Tatapan mata kami tak ingin berpaling dari gagahnya sang Garuda Tegas menolak apa pun yang berani menginjak Bhinneka Tunggal Ika Salam Pergerakan.....

Komisariat Adakan Rapat Tindak Lanjut Diskusi ASWAJA sebagai IDEOLOGI PMII dan MANHAJUL HAROKAH

(13/07) Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia yang kemudian disingkat PK PMII UNISLA Veteran Kabupaten Lamongan, senin (20.30 WIB) kembali adakan rapat tindak lanjut diskusi ASWAJA sebagai IDEOLOGI PMII dan sebagai MANHAJUL HAROKAH yang bertempat di Basecamp PK PMII UNISLA Veteran dan dihadiri oleh Sahabat Farid Abdillah sebagai narasumber diskusi kali ini.

Dalam diskusinya beliau memberikan gemblengan yang cukup memeras otak para peserta diskusi, sehingga tak ada lagi unek-unek didalam benak mereka. Diskusi yang dihadiri oleh para Pengurus Rayon se-UNISLA Veteran ini, Mas Farid menyampaikan banyak hal terkait materi ASWAJA diantaranya kebebasan berfikir/belajar keilmuan yang didasarkan dengan posisi aswaja sebagai IDEOLOGI PMII yang di implementasikan kedalam gerakan, struktur keilmuan yang dibenturkan langsung dengan kontek dakwah Rasulullah SAW dan sebagainya.

Ketika digambarkan sebuah segitiga dan PMII berada di tengah-tengah segitiga, maka posisi aswaja itu berada di posisi mana?"Tanya Mif Naufal Lafuan ( Ketua PR PMII FKIP KEBANGKITAN )".
Banyak hal yang perlu diketahui oleh kader PMII bahwasannya aswaja tidak hanya memandang islam/gerakan islam hanya dari satu arah gerak saja, tapi juga dari berbagai sudut pandang yang berbeda-beda, yang mana kader PMII harus mampu bersikap kontektual dalam memposisikan aswaja sebagaimana tempatnya dan sebagai penengah bagi umat/pergerakan!"Jawab Mas Farid".

Dalam berbagai argumen dan pertanyaan yang dilontarkan kepada narasumber itu semakin membuat forum diskusi mulai memanas, argumen tetap berlangsung hingga sampai akhirnya para peserta menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan mereka. Dan sampai akhirnya forum dilanjutkan dengan berbincang-bincang.

Kegiatan Ramadhan 1436 H
Lamongan, 13 Juli 2015
Read more >>

Intelektual Organik

Hal yang diungkapkan oleh Antonio Gramsci (1891-1937) filsuf Itali yang menilai kelompok terdidik seperti mahasiswa adalah kaum intelektual yang tidak sekedar menjelaskan kehidupan sosial dari luar berdasarkan kaidah-kaidah saintifik, tapi juga memakai bahasa kebudayaan untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman real yang tidak bisa diekspresikan oleh masyarakat sendiri (Leszek Kolakowski, 1978:240).

Mahasiswa sebagai kelompok intelektual adalah mereka yang mampu merasakan emosi, semangat, dan apa yang dirasakan rakyat miskin di negeri ini atas ketidakadilan yang diciptakan penguasa. Inilah salah satu tugas kaum intelektual kampus menurut Gramsci.

Dalam upaya melakukan perubahan sosial, mahasiswa memerlukan penyusunan dan pengorganisasian ‘masyarakat intelektual’ yang mengekspresikan kondisi dan menghadirkan suara-suara kepentingan masyarakat bawah melalui aksi jalanan (demonstrasi), gerakan literasi, dan bentuk gerakan sosial lainnya. Di Lamongan anak muda dan mahasiswa lebih banyak memilih jalanan sebagai arena menentang rezim.

Dr. Mansour Fakih dalam bukunya yang berjudul ‘Jalan lain: Manifesto Intelektual Organik’ sebagai golongan intelektual juga mengatakan hal yang sama. “Tugas kaum terdidik memang bukan sekedar ‘memberi makna’ terhadap realitas sosial, ketidakadilan sosial saat ini, dan meratapinya. Tugas kaum terdidik sebagai intelektual adalah ikut menciptakan sejarah dengan membangun gerakan pemikiran dan kesadaran kritis untuk memberi makna masa depan,” kata Mansour Fakih.

Anak-anak muda dan mahasiswa juga mengingatkan penulis kepada seorang sejarawan dunia, Pramoedya Ananta Toer yang mengatakan “Sejarah dunia adalah sejarah orang muda. Apabila angkatan muda mati rasa, maka matilah sejarah sebuah bangsa”.

Penulis sengaja mengutip beberapa pandangan tentang anak muda dan mahasiswa sebagai penghormatan kepada mereka (mahasiswa) yang memilih jalanan sebagai arena menentang kekuasaan. Kalian tidak sendiri !. Tirani akan terus memerangi daya kritis anak muda dan mahasiswa, serta mempertahankan kebodohan.. (*)

Lamongan, 12 Juli 2015
Read more >>

Diskusi ASWAJA dan BUBER.

Diskusi ASWAJA oleh PK PMII UNISLA Veteran
KOMISARIAT - Agenda PK PMII UNISLA Veteran yang diadakan di Basecamp ini cukup membuat sebuah pemeta'an disetiap Rayon-rayon. Karena agenda diskusi prosentatif ini  cukup menguras pemikiran dari sahabat-sahabat rayon, dari situ kami selaku PK PMII UNISLA Veteran berinisiatif bahwa diskusi yang bertemakan "Dimana Posisi ASWAJA" ini perlu adanya keberlangsungan karena dirasa outputnya nanti akan di implementasikan langsung ke ranah fakultasnya masing-masing.
Diskusi yang cukup menarik ini langsung dipimpin oleh Sahabat Ach. Faza Muzakky selaku Sekretaris Komisariat(SekKom) yang langsung dihadiri oleh sahabat Josep (PC PMII Lamongan) sebagai Fasilitator/Pencerah.
Bisa juga ini adalah agenda kami yang pertama di ranah pengkaderan pasca dilantik. Acara ini cukup antusias dari semua Pengurus Rayon hadir dan ikut berdialegtik di forum tersebut

Read more >>
 

Arsip Blog

Traffic Info

PK PMII UNISLA Veteran
Flag Counter